Courtesy of Dino Suryadi

He’s come a long way from Cimaja – a small seaside village in West Java near Pelabuhan Ratu.  

Dede Suryana was born there in 1985, the baby of the family.

He has recently been competing in international professional surfing events in France, Spain and Portugal. But, that is nothing new for him. 

Dede is the only Indonesian surfer to be on the World Qualifying Circuit, now called the Men’s Star Events Series. His dream is to move up and be the first Indonesian to get into the World Championship Tour (WCT) of professional surfing. 

Since obtaining a three-year sponsorship from Quiksilver, a major Australian surfing company, his life has been full of adventure, world travel, new friends and experiences and he has learned a lot.

Read more...

15 Surfer dari Jakarta, termasuk Dede dan Gemala menikmati pulau Panaitan

 

15 Surfer dari Jakarta pergi ke pulau Panaitan yang terletak disebelah barat laut Jawa. Dekat taman nasional Ujung kulon.

Surfing telah menjadi sebuah kegiatan yang sedang tumbuh dan diminati oleh masyarakat Indonésia. Selain menjadi olahraga dan gaya hidup, surfing juga dianggap oleh sebagian besar masyarakat di seluruh dunia sebagai obat yang ampuh untuk menghilangkan stress dan kegelisahan.

Karena itu 15 peselancar dari Jakarta memutuskan untuk berkumpul dan pergi sejenak dari kota besar Jakarta di akhir pekan.

Kegiatan ini didukung oleh Race Tjia dan juga dua surfer Indonésia Dede Suryana dan Gemala Hanafiah. Kelompok ini memutuskan untuk menjelajahi pulau Panaitan yang memiliki air yang jernih, pemandangan yang indah dan ombak yang sempurna.

Read more...